Pengen jadi ABRI
Cita-cita saya menjadi ABRI
Saya bayangkan dulu akan tumbuh tinggi tegap sehingga bisa menggapai
cita-cita yang diidamkan. Tapi ternyata yang tumbuh dominan; kumis dan jambang,
bibir dan betis. Badan saya nggak tinggi-tinggi, boncel. Lihat nih saya
brewokan. Kalau tidak dicukur tiga kali sehari sudah kaya Osama Bin Layden. Ini
bibir tebal. Makanya kalau difoto, saya lebih senang dari depan. Karena kalau
dari samping, gini... monyong. Terus ini betis. Terus terang bagian tubuh saya
yang paling tidak disukai adalah betis. Kalau kata kawan saya: “ya ampu...
Betis kamu gede banget. Kaya bakaran singkong.
Tapi terus terang dibalik itu semua, saya bersyukur dengan tubuh ini.
Kawan-kawan saya ganteng-ganteng keluarganya berantakan, karena banyak digodain
cewek-cewek. Nah, saya, boro-boro digodain, godain aja ceweknya langsung kabur:
“Maaah, ada Alien godain saya.” Saya dikira Alien. “Saya bukan Alien, bu.
Gonduruwo.... haaam!” saya makan sekalian itu cewek. Kesel saya....
Waktu sekolah dulu, kawan-kawan saya yang ganteng-ganteng dan cantik pada
pacaran berpasang-pasangan. Saking seringnya pacaran nggak pernah belajar,
akhirnya nilai jeblok. Nah, saya.... nggak ada yang mau jadi pacar saya, cuma
jadi penonton. Keuntunganya, waktu belajar saya nggak terganggu. Hasil
ulanganya, weeeh... jeblok juga, domblo. Sudah belajar keras, hasil ulanganya
tetep jeblok.
Komentar
Posting Komentar